Mengenal Arti ‘Sederhana’

Dalam kesederhanaan ada kebersahajaan yang menuntun kepada kebahagiaan nurani karena sesungguhnya yang kita butuhkan hanya sedikit dan tidak selalu berupa materi, selebihnya untuk memberi dan memenuhi hak orang lain. Kesederhanaan memiliki arti dan manfaat yang luar biasa sebagai energi kehidupan. Energi untuk bertahan, energi untuk memberi dan berbagi, serta energi untuk mensyukuri hidup itu sendiri. Tidak mudah memang untuk menerapkan kesederhanaan dalam diri dan kehidupan kita sehari-hari. Aku sendiri masih harus dan terus belajar memaknai, menghayati dan menerapkannya dalam keseharianku.

Hidup sederhana tidak berarti hidup dalam kesengsaraan, kemiskinan, kemelaratan dan serba kekurangan. Kesederhanaan merupakan pola pikir dan pola hidup yang proporsional, tidak berlebihan dan mampu memprioritaskan sesuatu yang lebih dibutuhkan. Kesederhanaan ialah kemampuan untuk ikhlas menerima yang ada, berusaha untuk berlaku adil dan bersyukur atas setiap rezeki yang diberikan dengan tetap menggunakannya pada hal-hal yang bermanfaat dan berarti. Kemampuan itulah yang memberikan manfaat dan menjadi energi dalam kehidupan kita.

Sederhana berarti seimbang, adil, proporsional dan menyadari bahwa hidup harus mau memberi dan mampu berbagi walau bukan dengan materi.

“Kamu sudah banyak berubah, Desi.”

“Maksudmu apa Indah?”

“Dengan kondisimu saat ini, aku sudah tidak bisa menemukan Desi yang dulu aku kenal. Aku sudah tidak bisa menemukan Desi yang sama.”

“Ada apa dengan Desi yang dulu? Dengan Desi yang kamu lihat sekarang, Indah?”

“Lihat dirimu sekarang Des. Kamu sudah tidak bisa lagi menghargai mereka yang dulu pernah membantumu bertahan selama ini. Kamu sudah mengabaikan mereka yang selama ini selalu mendukungmu. Kamu sudah menjadi arogan.”

“Aku tidak merasa pernah mengabaikan mereka Indah. Apa alasanmu mengatakan itu?”

“Setelah kamu punya segalanya. Kamu tidak lagi bisa menghargai siapa pun yang datang kepadamu. Kamu selalu tetap berusaha ‘in’ dan ‘berkilau’ di tengah-tengah kami, sahabatmu, dan di antara keluargamu. Meski untuk melakukan itu, kamu harus keluarkan sekian banyak uang untuk memenuhi hasrat ‘kelas’mu. Dan kamu merasa tidak pernah nyaman ketika memakai barang-barang yang seragam dengan kami.”

Laiknya kehidupan, perubahan bisa datang dan muncul kapan saja. Dan seakan sudah menjadi galib adanya. Tidak banyak orang yang mampu bertahan dengan ‘jati diri’nya di saat perubahan yang datang itu mengubah hampir keseluruhan hal yang berkaitan dengan hidupnya.

Orang yang dulu kukenal sangat sederhana dalam kesehariannya. Kini sudah tidak bisa bertahan dengan ‘kesederhanaan’nya. Memang menjadi sangat paradoks akhirnya. Harusnya, dengan datangnya ‘kesempatan’ yang menjadikannya memasuki fase baru untuk kenaikan kelasnya. Ia juga tetap komitmen dalam kebaikan yang ia lakukan sebelumnya.

Kusadari benar, ada perbedaan yang sangat besar, bagi mereka yang menjalani kehidupannya setapak demi setapak, dan menyiapkan dirinya. Perubahan seperti apa pun akan tetap bisa ia sikapi dengan tepat, dan hal baik yang sebelumnya sudah ia punya akan tetap dan tidak berubah. Berbeda dengan mereka yang tidak siap, perubahan instan yang datang kepadanya akan menyebabkan ia berubah 180 derajat dan mungkin merubah ia menjadi pribadi yang lain.

Berkilaulah karena kualitas pribadi kita yang baik, laiknya rambut yang berkilau karena ia sehat. Bukan karena ‘perubahan’ yang dipaksakan, hanya karena mengejar ‘kenaikan kelas’ secara instan.

About these ads

2 Komentar

Filed under Life, Love and Laugh, University of Life

2 responses to “Mengenal Arti ‘Sederhana’

  1. BETULL banget. kata pak mario orang yang kaya itu adalah yang pandai mensyukuri keterbatasannya.

    • Sederhana itu berarti kita melakukan sesuatu sesuai porsinya, tidak berlebihan. :D

      +1000 buat komentarmu Ham. Sederhana juga adl ketika pandai mensyukuri keterbatasan yang kita miliki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s